Dr. Alis Marajo, Ingin Agrowisata menjadi Andalan Kabupaten Lima Puluh Kota

Bupati Kabupaten Lima Puluh Kota di Sumatera Barat menyadari betul dampak dari diadakannya Tour de Singkarak . Saat ditemui pada garis finish etape ke dua TDS 2012di Lembah Harau, pria yang bergelar Datuk Sori Marajo ini mengungkapkan adanya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan wisatawan.

“ Ada peningkatan wisatawan sebesar 20% pada tahun 2011”, ujarnya.  Ia juga menjelaskan banyak masyarakat yang bisa berbicara bahasa Inggris akibat sering mengantarkan turis. Selain itu banyak yang perekonomiannya meningkat berjualan kerajinan dan makanan khas.

Ke depan dokter ahli Histology ingin mengembangkan Agrowisata menjadi andalan Kabupaten Lima Puluh Kota. Saat ini pertanian masih menjadi yang uatam dalam pembangunan kabupaten ini, namun pemerintah daerahnya terus mengembangkan sektor pariwisata. Dengan keasrian alam yang ada ditambah dengan perkebunan dan pertanian yang luas, ia ingin mengawinkan hal tersebut menjadi paket wisata.  

Sang bupati  mengambil filosofi “ No Place Without Story” sebagai kiat pembangunan pariwisatanya. “ Saya ingin wisatawan tidak hanya melihat saja tetapi mendengar dan mengerti apa makna dan sejarah dibalik sebuah obyek wisata, “ katanya menjelaskan. 

Lembah Harau sendiri adalah obyek wisata andalan Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Mempunyai Jarak tempuh 138 km dari Kota Padang dan 47 km dari Kota Bukittinggi Kabupaten Lima Puluh Kota. Kawasan lembah ini seluas 270,5 Ha, dilingkupi oleh tebing batu pasir berwana kecoklatan dengan ketinggian antara 100 – 500 meter. ( Ferry)

15.55 | Posted in , , | Read More »

Inilah Isi Pidato KH Hasyim Muzadi yang Menghebohkan Itu

Baru-baru ini beredar pidato menghebohkan dari mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi melalui pesan berantai BlackBerry Messenger (BBM) dan media sosial.

Bagi umat Muslim yang komitmen dengan syariat Islam, pidato Hasyim Muzadi itu adalah pidato yang brilian dan patut mendapat acungan jempol. Namun, bagi kalangan liberal dan pihak-pihak yang “memusuhi” Islam, pidato itu dianggap “radikal.” 

Seperti apa pidato yang menghebohkan itu? Berikut isi pidato Hasyim Muzadi yang juga Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace) dan Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) tentang tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di Jeneva :

"Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti karena laporan dari dalam negeri Indonesia. Selama berkeliling dunia, saya belum menemukan negara muslim mana pun yang setoleran Indonesia.

Kalau yang dipakai ukuran adalah masalah AHMADIYAH, memang karena Ahmadiyah menyimpang dari pokok ajaran Islam, namun selalu menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tidak dipersoalkan oleh umat Islam.

Kalau yang jadi ukuran adalah GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali ke sana, namun tampaknya mereka tidak ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia untuk kepentingan lain daripada masalahnya selesai.

Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adalah lingkungan. Di Jawa pendirian gereja sulit, tapi di Kupang (Batuplat) pendirian masjid juga sangat sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu melakukan mediasi.

Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yang ingin tata nilainya dirusak, kecuali mereka yang ingin menjual bangsanya sendiri untuk kebanggaan Intelektualisme Kosong ?

Kalau ukurannya HAM, lalu di Papua kenapa TNI / Polri / Imam Masjid berguguran tidak ada yang bicara HAM? Indonesia lebih baik toleransinya dari Swiss yang sampai sekarang tidak memperbolehkan Menara Masjid, lebih baik dari Perancis yang masih mempersoalkan Jilbab, lebih baik dari Denmark, Swedia dan Norwegia, yang tidak menghormati agama, karena di sana ada UU Perkawiman Sejenis. Agama mana yang memperkenankan perkawinan sejenis ?!

Akhirnya kembali kepada bangsa Indonesia, kaum muslimin sendiri yang harus sadar dan tegas, membedakan mana HAM yang benar (humanisme) dan mana yang sekedar Weternisme".
[JJ/Trb/yi]

08.35 | Posted in , | Read More »

Payakumbuh Borong 4 Penghargaan Lingkungan


Payakumbuh, Padek—Un­tuk kali pertama sepanjang se­jarah Republik Indonesia, pe­merintah melalui Ke­menterian Ling­kungan  Hi­dup, memberi em­pat penghargaan buat satu kota dalam waktu yang sama. Peng­hargaan itu akan dibe­ri­kan Presiden Susilo Bam­bang Yu­­dhoyono buat Kota Pa­ya­kum­­buh, Sumbar, Selasa (5/6) ini.

Wakil Wali Kota Paya­kum­buh Syamsul Bahri Dt Bandaro Pu­tiah, mengatakan,  empat penghargaan bidang ling­ku­ngan hidup yang diberikan Ke­menterian Lingkungan Hi­dup buat Payakumbuh itu adalah Pial­a Adipura, Piala Adiwiyata, Penghargaan Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah dan Pembina Kalpataru.

Piala Adipura merupakan peng­hargaan tertinggi bagi ko­ta di Indonesia yang berhasil da­lam kebersihan serta pe­ngelolaan lingkungan per­kotaan. ”Di Sumbar, hanya 3 kota yang meraih Piala Adi­pu­ra 2012, yakni Paya­kumbuh un­tuk kategori kota sedang. Ke­mudian Padangpanjang dan So­lok untuk kategori kota ke­cil,” ujar Syamsul.

Sedangkan Piala Adiwiyata me­rupakan penghargaan yang di­be­rikan Kementerian Ling­ku­ngan Hidup untuk sekolah-se­kolah berwawasan ling­ku­ngan. Payakumbuh me­raih Piala Adiwiyata, melalui SMAN 2 Payakumbuh yang su­dah lama melakukan kebi­jakan berwawasan lingkungan mau­pun melaksanakan me­lak­sa­nakan kurikulum berbasis ling­kungan.

”SMAN 2 Payakumbuh juga dikenal memiliki kegiatan ling­kungan berbasis parti­si­patif dan mengelola sarana pen­dukung ramah lingkungan. Hal ini pula yang nanti akan kita kembangkan buat seluruh sekolah di Payakumbuh,” ujar Syamsul.

Selain SMAN 2 Payakum­buh, Piala Adiwiyata 2012 di­be­rikan Kementerian Ling­ku­ngan Hidup buat SMAN 2 Lubuakbasuang (Agam), SDN 17 IV Korong (Kabupaten So­lok), SMPN 3 X Koto Sing­ka­rak (Kabupaten Solok), SDN 01 Kuraitaji (Pa­dangpa­ria­man), SDN 5 Pauh (Ta­nah­da­tar), MTSN Bukit­tinggi, SDN 06 ATTS (Bukittinggi) dan 6 sekolah di Padang.

Sementara, penghargaan La­poran SLHD, melalui Men­teri  Lingkungan Hidup ke­pada pro­vinsi, kota, dan ka­bupaten yang membuat  lapo­ran SLHD, se­cara rutin tiap tahun. Lapo­ran ini penting sekali dibuat pe­merintah daerah kepada pe­me­rintah pusat untuk meng­gambarkan kualitas lingku­ngan hidup pada tahun ber­jalan dibandingkan tahun se­be­lumnya.

”Penghargaan SLHD ini be­­lum pernah diraih Paya­kum­buh tahun-tahun sebe­lum­nya. Tentu saja kita sangat ber­syukur. Kita juga meng­apresiasi kerja teman-teman di ja­jaran pemerintah dan par­ti­si­pasi masyarakat,” ujar Syam­sul didampingi Juru Bicara Pem­ko Payakumbuh Jonn Ken­nedy.

Adapun Pembina Kalpa­taru merupakan peng­hargaan yang diberikan kepada peja­bat, pengusaha, peneliti, atau to­koh masyarakat yang ber­hasil dan punya prakarsa un­tuk melestarikan fungsi ling­kungan hidup, sekaligus mem­beri pengaruh untuk mem­­bang­­kitkan kesadaran ling­ku­ngan serta peran mas­yarakat gu­na melestarikan fungsi ling­kungan hidup.

”Pembina Kalpataru 2012 akan diberikan kepada Wali Ko­ta Payakumbuh Josrizal Zain. Beliau berhasil menyi­sih­kan ratusan calon pene­rima, terma­suk di anta­ranya pastor yang menghijaukan hutan gun­dul di Kalimantan dan ak­tifis LSM di Nusa Tenggara Ti­mur yang baru saja meraih peng­hargaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata Syamsul. (frv)

20.38 | Posted in , | Read More »

Nicolas Anelka Temukan Kedamaian Setelah Masuk Islam





Nicolas Anelka. Striker klub Liga Super Cina, Shanghai Shenhua itu lahir di Versailles, Prancis, pada 14 Maret 1979.

Banyak orang mengira dulunya Nicolas Anelka adalah seorang Kristiani. Padahal waktu itu ia tidak mempercayai keberadaan Tuhan alias atheis. Namun saat menjadi atheis itulah Nicolas Anelka banyak bergaul dengan temannya dari keluarga Muslim. Dari sana ia mulai tertarik dengan Islam.

“Saya menjadi ‘seorang Muslim’ sejak saya berusia 16 tahun,” kata Anelka menjelaskan perasaannya kepada majalah Super yang berbasis di Arab Saudi. Namun secara resmi, mantan bomber Chelsea itu mengikrarkan dua kalimat syahadat pada 2004 di Uni Emirat Arab. Sejak saat itu, Nicolas Anelka memiliki nama Muslim Abdul–Salam Bilal.

Saat diwawancarai FourFourTwo, striker yang mengantarkan Prancis merengkur tropi Piala Eropa 2000 ini mengungkapkan bahwa ia memilih Islam karena agama itu sesuai dengan hati nuraninya. Cara hidup yang dituntunkan Islam membawa kedamaian bagi jiwa Anelka. 

“Saya merasa nyaman dan tenang dengan agama dan hidup saya hari ini,” ujar Anelka.

Memeluk Islam mengubah hidup Anelka menjadi positif dan bermakna. Islam menuntunnya pada ketenangan, sekaligus membuatnya bertindak bijaksana. 

Anelka juga menegaskan, Islam adalah sumber kekuatan dalam dan di luar lapangan. 

“Saya memiliki karier yang sulit, saya kemudian memutuskan untuk menemukan kedamaian. Dan, akhirnya saya menemukan Islam," tegas pemain sekaligus pelatih Shanghai Shenhua itu. [IK/Rpb/bsb]

08.49 | Posted in , | Read More »

Tour de Singkarak 2012




Tour de Singkarak 2012 Siap Digelar 
May 14, 2012 

"250 Pebalap 17 Negara rebutkan hadiah 1 Miliar Rupiah...."

Jakarta, 14 Mei 2012 - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar bersama Gubernur Provinsi Sumatera Barat Irwan Prayitno meresmikan peluncuran perhelatan Tour de Singkarak 2012 (TDS) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, kantor Kementerian Parekraf, Senin (14/5).

Acara peluncuran itu menandai siap digelarnya perhelatan akbar lomba balap sepeda internasional TDS 2012 yang diselenggarakan di Sumatera Barat (Sumbar) pada 4 - 10 Juni 2012 mendatang. Perhelatan bertema Sport Tourismyang telah menjadi agenda tahunan Union Cycliste Internationale (UCI) ini bukan hanya diramaikan oleh 18 tim pebalap internasional, melainkan juga para wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Sumbar untuk menyaksikan lombaserta menikmati keindahan alam dan budaya Minang.

Menteri Mari Elka Pangestu menyatakan, salah satu tujuan dari penyelenggaran Tour ini adalah untuk meningkatkan citra pariwisata Indonesia, khususnya Sumatera Barat, yang telah mendapat sambutan hangat dari mancanegara.

Tour de Singkarak (TDS) 2012 akan melombakan 7 etape yang berjarak total 854 km, melewati 14 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat. Ketujuh etape tersebut adalah; Etape 1 Sawahlunto - Sawahlunto, Etape 2 Muara Sijunjung - Lembah Harau, Etape 3 Payakumbuh - Istana Basa Pagaruyung, Etape 4 Sicincin Anai Golf - Bukittinggi, Etape 5 Padang Panjang - Singkarak, Etape 6 Pariaman - Painan dan Etape 7 Padang Circuit Race.

Sebanyak 14 Kabupaten dan Kota terlibat dalam perhelatan ini yakni; Kota Padang, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten 50 Kota, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar, Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Sementara itu Wamen Parekraf Sapta Nirwandar dalam paparannya mengatakan, penyelenggaraan TDS 2012 yang merupakan kali keempat ini diikuti 18 tim pembalap internasional, mereka akan memperebutkan hadiah menarik berupa uang dengan total sebesar Rp 1 miliar.

Sapta mengatakan, Kemenparekraf tahun ini kembali mengundang Amaury Sport Organization (ASO), penyelenggara Tour de France, salah satu lomba balap sepeda internasional terbesar di dunia, untuk hadir dan memberikan masukan terhadap penyelenggaraan TDS 2012. "Pada tahap persiapan, ASO bersama Kemenparekraf, PB ISSI, dan Pemprov/Pemkot/Pemkab Sumbar terlibat aktif dalam pembuatan rancangan rute etape TDS 2012," kata Sapta.



TDS 2012 disemarakkan oleh partisipasi 250 pebalap sepeda dari 17 negara meliputi; Jepang, Iran, Singapura, Australia, Uzbekistan, Ukraina, Kirgiztan, Rusia, Taipe, Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Brunei, Selandia Baru, Perancis, Vietnam, Malaysia dan Indonesia. Indonesia sendiri menurunkan 7 tim nasional. 18 tim mancanegara meliputi; 1. Aisan Racing Team, 2. Azad University Cross Team, 3. OCBC Singapore Continental Cycling Team, 4. Genesis Wealth Advisers Pro Cycling Team, 5. Uzbekistan Suren Team, 6. Eddy Hollands Bicycle Services, 7. Tabriz Petrochemical Team, 8. Action Cycling Team, 9. Plan B Racing Team, 10. CCN Cycling Team (ACT), 11. Colossi Miche Team, 12. Australian National Team, 13. Trengganu Pro, 14. Japan Cycling Federation, 15. Pre Black Racing Team, 16. Budget Forklifts serta 2 tim lain yang masih dalam konfirmasi. Sementara itu tim nasional yang turut serta dalam lomba adalah; 1. Polygon Sweet Nice, 2. Araya, 3. Putra Perjuangan, 4. Warung Sego Penyetan, 5. Custom Cycling Club, 6. Binong Baru Club Pessel dan , 7. Sumatera Barat.

Penyelenggaraan TDS 2012 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumbar dan 14 Kabupaten/Kota yang menjadi lokasi penyelenggaraan acara. Partisipasi dan dukungan Pemda Sumbar meliputi hadiah lomba, liputan media daerah, perbaikan infrastruktur jalan, perbaikan sarana dan prasaran lokasi start & finish serta perlengkapannya, penyelenggaraan jamuan makan, pengamanan kegiatan dan pengaturan lalin serta penyediaan cinderamata

06.58 | Posted in , , | Read More »

Pasangan Maward Unjuk Kekuatan



Payakumbuh, Padek—Pasa­ngan calon wali kota dan wakil wali ko­ta Payakumbuh, Mulyadi Afmar-Ed­ward DF atau Maward, mulai un­juk kekuatan. Kema­rin siang atau Minggu (3/6), Ma­ward mengumpulkan 200 relawan yang me­reka sebut sebagai area manager dan distrik manager.

Acara kumpul-kum­pul relawan ala pasangan Maward itu digelar di Gedung Gambir, Fa­kul­tas Pertanian Unand, Jalan Soedirman Paya­kumbuh. Dalam acara tersebut, pasangan Maward terlihat tampil kompak sebagai pembicara.

Selain Maward, mantan Ketua DPRD Limapuluh Kota Sukarni yang tinggal di Kelurahan Sawah­padang  dan anggota DPRD Lima­puluh Kota dari Partai Bulan Bin­tang Hardedi, terlihat ikut mem­bakar semangat ratusan rela­wan Maward.

Mulyadi Afmard menyebut, keikutsertaanya dalam Pilwako adalah untuk berkontribusi lebih besar dalam membangun Paya­kumbuh. ”Kita juga ingin mem­be­rikan pendidikan politik yang cer­das bagi masyarakat,” ujar Direktur PT Produksi Bersih Benefita, peru­sahaan konsultan di bidang ling­kungan hidup tersebut.

Pada bagian lain, Mulyadi Af­mar yang lahir 6 September 1966 dari hasil pernikahan pasangan suami-istri H Syawali (mantan Ka­dis­dik Limapuluh Kota) dan Hj Mainar, mengaku, ingin mewujudkan Kota Payakumbuh yang aga­mis, maju dengan ber­wawasan IPTEKS (ilmu pengetahuan, teknologi  dan seni) dan nyaman.

”Untuk itu, kami mo­hon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat Payakumbuh. Kami juga berharap, para area manager dan distrik manager sebagai relawan, terus men­sosialiasikan program-program kita kepada masyarakat,” ujar Ketua Umum Ikatan Alumni SMAN 1 Paya­kumbuh di Jabodetabek tersebut.

Sementara, Sukarni dan Har­dedi menilai, pasangan Maward adalah pasangan yang memiliki visi-misi terukur. Selain punya pengalaman di dalam dan luar negeri, Mulyadi Afmar juga berpa­sangan Edward DF yang meru­pakan wartawan Singgalang. Sudah pasti, mereka akan didukung ling­ku­ngan mereka selama ini.(frv)

20.46 | Posted in , | Read More »

F-Wan Bisa Menang Satu Putaran


Payakumbuh, Padek—Mantan pejabat Samsat Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota Basri Latief yakin, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota dari PKS-PDIP Riza Falepi-Suwandel Muchtar atau F-Wan, bisa meme­nangkan Pilwako Payakumbuh 2012 satu putaran saja.

Keyakinan itu disampaikan Basri Latief yang sebelumnya tercatat sebagai kandidat wakil wali kota Payakumbuh dari Partai Amanat Nasional, saat menerima keda­tangan Riza Falepi di kediamannya, Kelurahan Sungaipanago, Paya­kumbuh Barat, Minggu (3/6) pagi.

Riza Falepi datang ke rumah Basri Latief bersama mantan Kepala SMPN 1 sekaligus bekas Kepala SMAN 2 Payakumbuh Hasan Basri. Selain Hasan, ikut mendampingi Riza anggota DPRD Payakumbuh dari PKS Mustofa dan Ketua Rela­wan Anak Nagari Kota Payakumbuh untuk F-Wan Anton Permana.

Sementara Basri Latief sebagai tuan rumah nampak menyambut Riza bersama tetuah silat Paya­kumbuh Imran Bakri alias Pak Maran. Selain itu, sejumlah tim relawan yang telah dibentuk Basri Latief juga ikut menyambut ke­datang Riza.

Dalam kesempatan itu, Basri Latief yang merupakan  Ketua Umum Ikatan Malalo Kabupaten Tanahdatar di Payakumbuh, menya­takan siap memenangkan Riza Falepi-Suwandel Muchtar satu puta­ran saja. Ketum PB Masri-M Paya­kumbuh itu menilai, visi-misi pa­sangan Riza-Wandel lebih merakyat.

Tagline Riza-Suwandel yakni basamo membangun Payakumbuh, cocok dengan visi-misi kita. Kuta berharap, kalau terpilih nanti, pa­sangan Riza-Suwandel tidak mela­kukan mutasi besar-besaran yang membuat PNS baik struktural mau­pun fungsional menjadi teraniaya,” kata Basri Latief.

Sementara, Riza Falepi merasa bersyukur dan bahagia, dukungan buat dirinya terus mengalir dari atas dan bawah, dari segala lapisan masyarakat. ”Dan wajah tulus nam­pak di wajah mereka. Ini mem­buat kita terharu dan penambah se­mangat,” imbuh Anton Permana, Ketua Relawan Anak Nagari Pay­a­kumbuh untuk F-Wan.


Anton yang bekas staf ahli wali kota Batam mengaku, dalam Pilwa­ko Payakumuh kali ini, pasangan F-Wan menghadapi kompetitor yang tangguh, karena mempunyai energi dan amunisi besar. ”Tapi berda­sarkan hasil survey internal kita, kompetitor terberat tetap incumbent,” sebut Anton.

Kendati calon incumbent Syam­sul Bahri yang berpasangan dengan Weri Yunaldi, dianggap sebagai kompetitor terberat. Tapi, Relawan Anak Nagari Payakumbuh yang selalu berkordinasi dengan Tim Pemenangan Riza-Wandel dari PKS-PDIP, mengaku tidak akan gentar.

”Seperti keyakinan Da Bas Sam­sat, kita juga yakin dan siap meme­nangkan Riza-Suwandel satu puta­ran saja, sehingga biaya untuk Pilwako bisa digunakan untuk kegia­tan lain yang pro-rakyat. Hanya saja, kita minta KPU dan Panwaslu tetap netral,” ujar Anton Permana. (frv)

20.21 | Posted in , , | Read More »