|

Pasar Nagari dan Pasar Payakumbuh Diserbu


Limapuluhkota, Padek—Jelang bulan Suci Ramadhan, sejumlah pasar ramai di­kun­jungi pembeli. Tidak hanya pasar Paya­kum­buh, pasar-pasar yang ada di nagari di Limapuluhkota juga ramai pembeli. Kondisi itu di dorong oleh kebiasaan ma­sya­rakat mempersiapkan kebu­tu­han jelang Ramdhan juga untuk persiapan jelang tahun ajaran baru sekolah.

Kebiasaan masyarakat di Kabupaten Limapuluh Kota, melengkapi kebutuhan pa­kaian ibadah, mulai dari sa­rung, baju hingga mem­per­baiki rumah. Sehingga tingkat konsumsi masyarakat cukup tinggi. Namun kondisi tersebut tidak terlalu mempengaruhi harga. Artinya harga masih stabil.

Hanafi, 45 salah seorang pe­dagang di Pasar Paya­kum­buh, menyebutkan saat ini me­rupakan musim belanja ma­sya­rakat. Selain untuk kebu­tu­han persiapan menjelang Ram­adhan juga bertepatan dengan awal sekolah setelah liburan.

”Lumayanlah, saat musim-musim seperti ini men­da­tang­kan rezki yang cukup baik bagi pedagang. Sebab perputaran barang lebih cepat,” ungkap pedagang pakaian kel­eng­ka­pan rumah tangga tersebut.

Tidak hanya di Pasar Paya­kumbuh, di sejumlah nagari-nagari di Limapuluh Kota, juga terlihat mulai ramai dikunju­ngi oleh pembeli, seperti di Pakan Sabtu, Nagari Mungo, Kecamatan Luak. Masyarakat terlihat cukup ramai diban­ding­kan hari-hari pasar sebe­lum nya.

Biasonyo, sabalum puaso ko biasonyo yo rami juo ko mah, tambah kini jalang anak masuak sekolah pulo,” kata Darmin, 53, pedagang yang berjualan dari satu pasar ke pasar lainnya di nagari-nagari, di Pakan Sabtu, Munggo.

Tidak hanya di siang hari, pasar yang di buka pada ma­lam hari pun ramai dikunjungi masyarakat. Seperti di Nagari Sikabu-kabu Kecamatan Luak, Limapuluh Kota. Setiap malam Minggu pasar ini juga tidak kekurangan pembeli, bahkan jalan yang digunakan menggelar dagangan dipadati pembeli. (fdl)



Share this Article on : Share

__________________________________________________________________________

0 komentar for "Pasar Nagari dan Pasar Payakumbuh Diserbu"

Leave a reply