|

Undang Seluruh Kandidat, Hadirkan Banyak Profesor

Muda-Mudi Gonjong Limo, Menelisik Rekam Jejak Calon

Menghadapi Pilwako Payakumbuh 2012, Muda-Mudi Gonjong Limo Padang yang terdiri dari mahasiswa asal Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, dengan menggandeng induknya Badan Musyawarah Gonjong Limo Padang dan Harian Pagi Padang Ekspres perwakilan Payakumbuh, menggelar ‘Diskusi Publik Bersama Bakal Calon Kepala Daerah Payakumbuh’ di Hotel Mangkuto, Sabtu (31/3) mendatang.

Sebelum diskusi digelar, Ketua Muda-Mudi Gonjong Limo Padang Marta Suhendra didampingi Sekretaris Muda-Mudi Gonjong Limo Hendra, menjambangi kantor perwakilan Padang Ekspres Payakumbuh di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 154, Koto Nan Ompek, Minggu (25/3). Marta dan Hendra yang ditemani Sekretaris Badan Musuawarah Warga Gonjong Limo Padang Nurkholis B membentang alasan, mengapa mereka menggelar diskusi publik bersama kandidat wali kota dengan menghadirkan sejumlah panelis.

Menurut mereka, melihat kondisi sumber daya masyarakat Payakumbuh yang belum begitu memadai pada bidang politik, ditambah lagi dengan krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan, dapat disimpulkan bahwa masyarakat Payakumbuh masih belum begitu siap menghadapi Pilkawako. Ini dikarenakan minimnya pengetahuan maupun kepedulian masyarakat terhadap pergantian pemimpinnya.

”Dibalik hal, tersebut banyaknya bakal calon wali kota dan wakil wali kota Payakumbuh yang bermunculan, membuat masyarakat merasa dibingungkan dalam memilih mana kandidat yang terbaik. Warga juga belum punya literatur dan referensi untuk mengetahui mana kandiat yang benar-benar memperjuangkan dan berpihak terhadap mereka,” ujar Nurkholis B, Marta Suhendra, dan Hendra.

Sementara itu, sambung mereka, diterapkannya oleh pemerintah pusat Otonomi Daerah, dimana masing-masing pemerintah Daerah diberikan wewenang dan bertanggung jawab penuh untuk mengatur dan mengolah daerahnya masing-masing. Secara nyata ini sangat merugikan kota Payakumbuh karena keterbatasan Sumber Daya Alam. Apalagi akan dikuranginya subsidi BBM oleh pemerintah pusat dan dilaksanakannya Globalisasi Perdagangan Dunia (WTO) tahun 2020.

Kota Payakumbuh yang merupakan bagian dari Indonesia yang tergolong negara berkembang tentu akan menghadapi tantangan serius di berbagai bidang. Secara geografis, Payakumbuh yang terletak di antara 100o35 - 100o45 BT danantara 0o10 - 0o17 LS, dengan luas wilayah 80,43 Km2 dan jumlah penduduk pada 16 Januari 2012 sebanyak 128.384 jiwa, memiliki banyak potensi di sektor pertanian, peternakan dan pariwisata.

Namun semua ini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah dan masyarakat Kota Payakumbuh.Oleh karena itu Kota Payakumbuh membutuhkan pengembangan diberbagai bidang, salah satunya dibidang IPTEK, agar dapat menumbuh kembangkan daya saing daerah dan bangsa dalam memproduksi barang dan jasa, baik untuk memenuhi kebutuhan daerah, nasional maupun mengisi pasar Internasional yang selanjutnya dapat menghasilkan devisa bagi Daerah dan Negara.

”Bertitik tolak dari pertimbangan di atas, maka pemanfaatan, pengembangan sumber daya alam serta pengusaan dalam bidang IPTEK dalam kegiatan ekonomi, sosial, budaya dan sebagainya perlu ditumbuhkembangkan untuk memperkuat kemampuan daerah dalam menghadapi globalisasi. Kami melihat, ada tujuh tantangan yang harus dijawab ke depan,” ujar aktivis Muda-Mudi Gonjong Limo Padang.

Tantangan pertama, peningkatan daya saing sektor produksi pertanian. Kedua, pembentukan keunggulan dan kemandirian. Tiga, pembangunan kemitraan. Empat, peningkatan kemampuan industri kecil dan menengah. Lima, peningkatan pengolahan fungsi lingkungan hidup. Enam, kemampuan pengolahan hak atas kekayaan intelektual. Dan ketujuh, pengembangan sumber daya manusia yang mengusai IPTEK.

”Agar ketujuh tantangan itu dapat dijawab, Muda-Mudi Gonjong Limo Padang sebagai agent of change berupaya mendorong para calon kepala daerah yang ada sekarang. Salah satunya, dengan menggelar diskusi publik,” ujarnya. (***)



Share this Article on : Share

__________________________________________________________________________

0 komentar for "Undang Seluruh Kandidat, Hadirkan Banyak Profesor"

Leave a reply